“Dari Abdullah bin Abbas r.a. ‘berkata Rasulullah saw., ‘Perempuan yang telah janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya, dan perempuan yang masih perawan dimintai izin dari dirinya dan izinnya ialah diamnya.” (HR an-Nasaa’i, at-Tirmidzi, Imam Ahmad, Muslim, dan lain-lain)
Di dalam hadits di atas disebutkan bahwa anak gadis perawan, jika ia diam saat ditanyai, adalah tanda bahwa dia telah memberi izin. Nabi mengatakan demikian karena anak perawan di zaman itu masih saja tahu malu. Aib baginya mengatakan “saya suka”. Bahkan di Bugis Makassar 50 tahun yang lalu, jika ada gadis yang tidak memperlihatkan bahwa dia bersedih hati karena akan dinikahkan, tidak kurus, dan tidak kurang makan, ia akan dicela wali dan keluarga sebagai gadis yang telah “gatal” ingin laki.
Sumber:
Perbuatan zina mengacaukan segalanya. Baik diri orang yang berzina, keluarganya, saudara-saudaranya, bahkan masyarakat sekitar tempat ia tinggal. Ia merenggut kebahagiaan suatu keluarga yang menjadi cita-cita . . .
A little logic, won’t hurt… Lagu di atas adalah soundtrack film yang terinspirasi dari buku Steve Harvey, berjudul “Act Like a Lady, Think Like a . . .


