Dari Abi Abdurrahman as-Sulma, dari Abu Musa r.a. bahwa jika pagi datang, iblis mengirimkan bala tentaranya ke penjuru dunia dan berkata, “Barangsiapa yang menyesatkan seorang muslim, maka aku akan memberikan kepadanya pangkat sebuah mahkota.” Maka berkatalah salah satu tentara dari golongan jin, “Aku akan terus bersama seseorang, hingga ia menceraikan istrinya.” Dia (iblis) berkata, “Jangan sampai ia menikah.” Kemudian tentara yang lain berkata, ” Aku akan terus bersama seseorang, hingga ia menjadi durhaka (kepada kedua orang tuanya).” Iblis berkata, “Jangan sampai ia menjadi orang yang berbakti.” Tentara yang lain juga berkata, “Aku akan terus bersama seseorang, hingga ia berzina.” Iblis terus bertanya (kepada bala tentaranya tentang apa rencana yang akan dikerjakannya), “Engkau…?” Tentara lain berkata, “Aku akan terus bersama seseorang, hingga ia meminum arak,” Ia bertanya, “Engkau…?” Dan, yang lain juga berkata, “Aku akan terus bersama seseorang hingga ia membunuh.” Kemudian ia berkata, “Engkau… engkau…?
Sumber: buku “Dialog Setan dengan Para Nabi dan Orang Saleh” karya Ali Ahmad Ath-Thahtawi
well said View this post on Instagram A post . . .
Islam sangat menjunjung tinggi persoalan nasab atau keturunan. Masyarakat Timur Tengah hingga sekarang mentradisikan untuk menghafal nasab mereka. Bahkan biasanya setiap anak dianjurkan untuk senantiasa . . .


